Showing posts with label Tips Makanan Bayi. Show all posts
Showing posts with label Tips Makanan Bayi. Show all posts

Thursday, January 29, 2015

Bayi dan balita tidak makan banyak makanan karena memang perut mereka cenderung kecil. Itulah mengapa sangat penting untuk memberikan mereka makan makanan yang sehat dan penuh nutrisi. Makanan super dalam hal ini adalah makanan alami yang kaya akan nutrisi dan antioksidan. Makanan-makanan ini mudah dicerna bayi maupun balita dan dapat membantu menjaga tubuh dan otak mereka tetap sehat.

Makanan Super Untuk Bayi atau Balita

1. Alpukat
Alpukat adalah salah satu makanan terbaik untuk bayi. Buah ini mengandung nutrisi yang melimpak termasuk diantaranya adalah asam lemak omega-3 yang tinggi. Anda bisa mengirisnya kecil-kecil dan langsung memberikannya ke mulut buah hati anda. Jika menginginkan tekstur yang lebih halus, tambahkan sedikit atau campurkan dengan ASI.
2. Kacang-kacangan
Makanan super yang satu ini sangat kaya akan antioksidan, 10 kali dari jumlah antioksidan yang dikandung jeruk.Kacang tinggi akan serat, mencegah bayi anda dari sembelit. Makanan ini juga mengandung zat besi, protein, danvitamin B yang tinggi. Kacang-kacangan harus direndam dulu semalaman sebelum disiapkan untuk mengurangi waktu masak.
3. Blueberry
Buah bergizi ini juga mengandung antioksidan yang tinggi jika dibandingkan dengan buah segar lainnya. Buah ini bermanfaat bagi otak bayi anda serta baik untuk urin, sistem saraf, jantung dan mata. Blueberry juga tinggi serat,vitamin A, dan vitamin C.
4. Kelapa
Kelapa mengandung asam lemak yang menawarkan manfaat kesehatan yang signifikan dan mirip dengan yang ditemukan dalam ASI manusia. Kelapa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki pencernaan, dan menyeimbangkan kadar gula darah.
5. Biji Chia
Biji chia mengandung antioksidan yang lebih tinggi dari blueberry dan memiliki lebih banyak kalsium daripada susu. Biji chia sangat tinggi akan omega-3, magnesium, serat, zat besi, kalium, dan protein.
6. Sayuran berdaun hijau gelap
Sayuran berdaun hijau gelap cenderung kaya akan antioksidan dan tinggi akan zat besi dan folat. Sayuran-sayuran tersebut dinilai sebagai makanan super karena mengandung banyak vitamin C, K, dan kalsium. Vitamin K dan kalsium merupakan faktor penting pembangun dan penguat tulang.
7. Telur (organik)
Telur kaya akan nutrisi berkualitas tinggi untuk bayi atau balita anda. Telur mengandung choline, vitamin B yang memainkan peran penting dalam pengembangan dan fungsi otak bayi. Telur penuh protein dan asam lemak omega-3 serta vitamin D, folat, antioksidan lutein dan beberapa mineral seperti seng, besi, dan selenium.
8. Oat
Oat merupakan sumber serat larut dan tidak larut yang baik. Oat juga kaya akan fitokimia, vitamin E, seng, besi, magnesium, dan selenium. Oat merupakan sumber protein yang baik dan cara yang bagus untuk dikonsumsi pada waktu sarapan. Gunakan oat polos dan tambahkan topping seperti kacang-kacangan, biji-bijian, atau buah.
9. Kinoa
Kinoa merupakan makanan berprotein lengkap yang cocok untuk bayi atau balita anda. Kinoa tinggi akan lisin, asam amino penting yang bagus untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan. Kinoa mengandung banyak serat dan tinggi nutrisi seperti mangan, magnesium, dan zat besi. Kinoa termasuk golongan biji-bijian bebas gluten dan merupakan alternatif untuk beras gandum yang umum dijumpai dalam banyak resep makanan bayi.
10. Ubi jalar
Ubi jalar adalah salah satu sayuran yang paling bergizi. Makanan ini kaya akan fitonutrien dan tinggi akan vitamin A dan C. Ubi jalar memiliki rasa manis alami dan tekstur yang lembut, membuat sayuran ini kemungkinan besar disukai oleh anak-anak anda.
* Untuk bayi, sebaiknya diberikan makanan padat pendamping ASI setelah usia 6 Bulan. Sebelum usia 6 bulan sebaiknya jangan diberikan makanan padat terlebih dahulu karena sistem pencernaan mereka belum sempurna, dan dikhawatirkan terjadi gangguan pencernaan seperti diare ataupun kembung.
Sumber:
http://www.artikelkesehatan99.com/

Sunday, January 25, 2015

5 Jenis Buah Baik Untuk Bayi


5 Jenis Buah Baik Untuk Bayi  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Ibarat sebuah paket, buah-buahan mengandung vitamin dan mineral yang nyaris lengkap. Itu sebabnya, buah-buahan sebaiknya mulai dikenalkan sedini mungkin. Yakni, selepas pemberian ASI eksklusif 6 bulan. Berikut 5 jenis buah yang baik diberikan untuk bayi.


*PISANG

Untuk: bayi 6 bulan ke atas.
Kandungan gizi utama: kalium, fosfor, vitamin A, asam folat.
Ide penyajian:
1. Kupas kulit pisang, lalu keruk daging buahnya, sajikan langsung pada bayi.
2. Pure pisang:
  • Potong-potong daging buah pisang, lalu tambahkan air perasan jeruk beberapa sendok untuk memberi rasa segar serta memperlambat perubahan warna pisang.
  • Masukkan ke dalam blender. Tuang ASI atau susu formula. Haluskan.
  • Sajikan pada bayi.
3. Bila bayi sudah berumur 8 bulan, Anda dapat menambahkan sereal.
Resep lainnya:
Bubur Beras Merah dan Pisang Keju
Bubur Roti Susu Pisang 
Bubur Nagasari
Bubur Jagung Pisang

*JERUK
Untuk: bayi 6 bulan ke atas.
Kandungan gizi utama: kalium, kalsium, vitamin A, vitamin c, asam folat, serat.
Ide penyajian:
1. Cuci bersih buah jeruk, kupas lalu peras dan saring airnya. Berikan pada bayi.
2. Dapat dijadikan pemanis yang menyegarkan dalam aneka pure buah.
Resep lainnya:
Bubur Mangga Jeruk 
Puding Almond Jeruk Havermut Saus Jeruk 

*APEL
Untuk: bayi 6 bulan ke atas.
Kandungan gizi utama: kalium, magnesium, fosfor, kalsium. Vitamin A, vitamin C.
Ide penyajian:
1. Pure apel:
  • setelah dcuci bersih, kupa skulit apel, lalu potong kecil-kecil.
  • Masukkan ke dalam panci, tambahkan air hingga potongan apel terendam. Rendam hingga lunak. Angkat.
  • Blender hingga lembut.
2. Bila bayi sudah berumur 8 bulan, Anda dapat menambahkan sereal dan kayu manis sebagai varaisi dan tambahan rasa baru.
Resep lainnya:
Kukis Havermut Apel 
Sereal Apel
Bubur Kuning Manis 
Bubur Roti Isi Apel

*PIR
Untuk: bayi 6 bulan ke atas.
Kandungan gizi: kalium, fosfor, kalsium, vitamin C.
Ide penyajian: 
1. Pure pir:
  • Cuci bersih buah pir, lalu kupas kulitnya. Potong kecil-kecil daging buahnya, dan kukus hingga lunak.
  • Blender hingga halus.
2. Pure pir dapat dicampur dengan pure apel.
3. Bagi bayi usia 8 bulan, bisa ditambahkan sereal agar pure ini menjadi padat.

*TOMAT
Untuk: bayi 8 bulan ke atas.
Kandungan gizi: protein, serat, kalium, magnesium, fosfor, kalisum, natrium, vitamin A, asam folat.
Ide penyajian:
1. Saus tomat:
  • Cuci bersih lalu rebus tomat sampai empuk dalam panci dengan air secukupnya, sehingga kulitny amudah dikupas.
  • Setelah dikupas, potong menjadi 4 bagian. Blender hingga halus, lalu saring menjadi saus tomat.
  • Untuk variasi rasa dapat ditambahkan air jeruk.
2. Saus tomat dapat disajikan bersamaan dengan pure kentang atau sayuran.
Resep lainnya:
Jus Tomat Jeruk
Bubur Pisang Saus Tomat
Bubur Maizena Tomat 

Wednesday, January 21, 2015

7 Makanan Sehat yang Berbahaya



Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Bahkan, jika yang dikonsumsi berlebihan adalah makanan sehat. Bukannya menjadikan tubuh sehat, makanan sehat dengan konsumsi berlebihan justru akan membuat tubuh tak sehat. Berikut tujuh makanan sehat yang bisa membuat overdosis tak baik, yang dikutip dalam laman Daily Health Post,Kamis, 25 Juli 2013.

1. Wortel
Mengonsumsi wortel secara berlebihan tidaklah selalu berbahaya. Namun, mengonsumsi wortel secara berlebihan akan membuat tubuh aneh dan sedikit memalukan. Betakaroten, yakni pemberi warna oranye pada wortel, akan larut dalam lemak. Jadi, tubuh akan menyimpannya untuk digunakan kemudian hari. Terlalu banyak betakaroten akan membuat tubuh berwarna seperti wortel. Kejadian ini paling sering terjadi pada bayi dan anak-anak.

2. Ikan tuna
Ikan besar seperti tuna adalah pemilik takhta tertinggi dalam rantai makanan. Hal ini membuat tuna cenderung mengandung banyak merkuri akibat efek akumulasi dari mangsa yang juga memakan ikan lainnya. Jika dikonsumsi lebih dari 6 ons per minggu, tubuh akan keracunan merkuri dari ikan tuna. Oleh sebab itu, tuna harus dihindari oleh wanita hamil.

3. Teh kombucha
Teh kombuncha dikenal dengan kekuatan probiotiknya. Namun, teh ini memiliki efek samping tak terduga kala dikonsumsi secara berlebihan. Pertama, asam laktat dalam kombucha sebenarnya dapat memicu serangan panik pada orang yang sensitif asam laktat. Selain itu, kombucha juga mengandung kadar alkohol, meskipun sedikit tentu akan menjadi memabukkan jika diminum secara berlebihan.

4. Belimbing
Konsumsi buah memang memiliki banyak manfaat. Namun, mengonsumsi terlalu banyak belimbing justru dapat mengakibatkan keracunan. Gejalanya meliputi muntah, cegukan, tekanan darah rendah, lemas, dan kejang. Dalam kasus ekstrim, keracunan belimbing dapat menyebabkan gagal ginjal. Ini terjadi karena belimbing berperan sebagai depresan pada sistem saraf pusat, seperti halnya alkohol.

5. Kopi
Kopi yang menekan depresi akan menjadi berbahaya saat dikonsumsi secara berlebih. Terlalu banyak minum kopi akan menyebabkan jantung berdebar, pusing, kebingungan, dan bahkan serangan jantung.

6. Air
Terlalu mengonsumsi banyak air tanpa mempertimbangkan kadar natrium dan kalium di dalamnya akan membuat sel dalam darah menjadi lebih encer. Ini berarti sel-sel tidak akan berfungsi dengan baik karena mereka tidak mampu mengirimkan sinyal listrik.

7. Biji pala
Mengonsumsi biji pala secara berlebihan akan menyebabkan seseorang berhalusinasi, merasa cemas, dan merasa takut.
Sumber: 
TEMPO.CO

Thursday, January 15, 2015

5 Menu Makanan Bayi Yang Sehat

Masa bayi merupakan masa yang dimana pertumbuhan dan perkembangan akan berjalan secara pesat sehingga dibutuhkan nutrisi cukup agar perkembangan dan pertumbuhan bayi anda tidak terhambat. 
Setelah mendapatkan ASI ekslusif selama 6 bulan maka kini saatnya bayi untuk mengkonsumsi makanan selain ASI. Makanan yang tepat adalah adalah yang halus karena perkembangan sistem pencernaan bayi belum siap untuk mencerna makanan yang keras dan padat. Makanan yang halus dan tepat untuk bayi adalah berupa bubur. Banyak sekali produk dari dari berbagai industri menawarkan makanan sehat untuk bayi namun tentunya itu tidak dijual dengan harga yang murah
Maka dari itu saya akan membagikan Menu makanan sehat untuk bayi anda yang murah meriah dan bisa anda buat sendiri dirumah.
Menu makanan Sehat untuk bayi ini saya ambil dari buku Variasi Makanan Sehat Bayi karya Wied Harry Apriadi dan berikuat adalah sebagian Menu Makanan Sehat Untuk Bayi Di atas 6 bulan:

1. Pure Pepaya untuk 1 porsi

Kadungan buah pepaya seperti Vitamin A dan C sangatlh baik untuk menjaga kesehatan bayi dan memperlancar proses pencernaan bayi
Bahan bahan :
1. Pepaya yang sudah dikupas dan dipotong-potong sebanyak 50 g
2. Cairan (air masak/kus jeruk/ASI) 3 sdm

cara pengolahan pepaya menjadi menu makanan sehat untuk bayi :
1.Blender pepaya hingga lembut dan tuangkan kedalam mangkuk bayi
2. Lalu tambahkan cairan (air masak/kus jeruk/ASI) dan aduk hingga benar-benar rata
3. Selesai dan sudah siap untuk diberikan pada bayi

2. Pure Jambu Biji Merah untuk 1 porsi
Buah jambu Biji juha mengandung banyak Vitamin V yang tentunya bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh bayi anda
Bahan-bahan :
Jambu biji merah yang sudah matang sudah di kupas kulitnya dan dipotong-potong sebanayk 100 g
Cairan (air masak/kus jeruk/ASI) sebanyak 15 sendok makan

Cara pengolahan Jambu biji menjadi makanan sehat untuk bayi
1. haluskan jambu biji mengguankan blender
2. lalu saring menggunakan saringan ke dalam mangkuk bayi
3. Selesai dan sudah sipa untuk diberikan pada bayi anda

3. Pure Pisang untuk 1 porsi
Bahan-bahan :
Pisang ambon yang sudah di kupas dan dipotong-potong sebanyak 50 g.
Cairan (air masak/kus jeruk/ASI) sebanyak 3 sendok makan.

Cara pengolahan Pisang menjadi menu makanan sehat untuk bayi:
Haluskan hingga lembut menggunakan Blender
Setelah di blender tinggal anda tuangkan kedalam mangkuk
selesai dan menu makanan sehat pure pisang bisa langsung dikasihkan ke bayi

4. Pure Advokad untuk 1 porsi
Bahan : 
Avokad yang sudah di kupas dari kulitnya dan di potong-potong kecil sebanyak 50 g
Cairan (air masak/kus jeruk/ASI) sebnayak 3 sendok makan

Cara pengolahan Advokad menjadi makana sehat untuk bayi
Advokat diblender hingga menjadi lembut
masukkan kedalam mangkuk bayi
tambahkan cairan ke mangkk bayi dan aduk hingg merata
Selesai dan siap untuk diberikan kepada bayi anda

5. Pure Melon Strobery
Bahan bahan :
Melon jingga yang sudah dikupas dan dipotong=potong hingga lembut sebanyak 50 g
Strobery bali manis yang sudah dipotong-potong.
Cairan (air masak/kus jeruk/ASI) 2 senok makan

Cara pengolahan Melon dan Strobery menjadi makanan sehat untuk bayi 
masukkan meloan dan strobery kedalam blender.
blender kedua buah tersebut sampai lembut
masukkan dalam mangkuk bayi
Tambahkan cairan (air masak/kus jeruk/ASI) ke dalam mangkuk.
Selesai dan sudah siap untuk di berikan pada bayi anda.

Anda dapat membaca menu makanan sehat untuk bayi selanjutnya pada bukuVariasi Makanan Sehat Bayi karya Wied Harry Apriadi

Bayi sangatlah membutuhkan asupan makan yang bergizi untuk tumbuh kembang gayi anda. Pada masa bayi itu akan terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang cepat maka jangan salah pilih untuk memberikan makanan untuk bayi anda.

Sumber:
http://hanyasekedarblogg.blogspot.com/2013/08/menu-makanan-sehat-untuk-bayi.html

Monday, January 12, 2015

Cara Mengatur dan Menyiapkan Makanan Sehat Bagi Bayi

Bayi memiliki perut yang masih kecil dan belum terlalu kuat. Setiap makanan yang masuk ke perutnya harus kita atur baik-baik. Ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan dalam menyiapkan dan mengatur makanan bayi, antara lain usia si kecil, cara mengolah makanan, dan kandungan gizinya. Mari kita bahas satu persatu, dimulai dari usia bayi. Setiap tahapan usia bayi memiliki jenis makanan yang berbeda-beda. Pada usia 0-6 bulan, bayi hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan cair, yaitu ASI. Selanjutnya masuk usia 6-12 bulan, kita sudah boleh memberikan makanan lembut dan semi-padat seperti bubur dan pisang. Lepas usia satu tahun, kita sudah lebih leluasa memberikan variasi makanan kepada si bayi, misalnya potongan buah atau sayuran. Yang perlu diingat selalu perhatikan higienitas makanan tersebut.
Higienitas bisa didapat sejak Anda memilih bahan makanan si kecil. Akan lebih baik jika Anda memasak sendiri menu yang Anda sajikan untuknya. Bahan baku makanan bayi yang baik biasanya terdiri dari beras, ayam, daging, sayuran, dan ikan. Untuk ikan, pilih yang masih segar dan berwarna merah. Kemudian untuk sayuran, pilih juga yang masih segar dan warnanya cerah. Masak dengan cara dan rasa terbaik agar anak Anda menyukainya. Saat memasak, pastikan makanan matang sempurna agar segala kuman dan bakteri bisa mati. Namun juga jangan menggunakan api terlalu besar dan waktu terlalu lama karena makanan bisa menjadi lembek dan hilang nutrisinya.
Hal penting dalam menyiapkan dan mengatur makanan bayi, jangan pernah menambahkan bumbu penyedap atau MSG, tapi makanan bayi tetap harus memperhatikanan cita rasa bagi bayi.  Bahan ini bisa menimbulkan kerusakan fungsi otak. Setelah matang, biarkan panas makanan hilang lalu cicipi terlebih dahulu. Pastikan makanan yang masuk nyaman ditelan olehnya. Sedangkan jika Anda memilih makanan bayi instan, selalu periksa kemasan dan tanggal kadaluarsanya. Jangan memilih produk dengan kemasan rusak dan mendekati tanggal kadaluarsa. Jika Anda menyimpan makanan bayi yang sudah dimasak untuk diberikan lagi nanti, simpan di tempat yang bersih dan jauh dari bau menyengat. Jauhkan makanan bayi dari bau durian atau kopi yang bisa mempengaruhi aroma makanan.
Saat senggang, pelajarilah kandungan gizi makanan dalam kaitannya menyiapkan dan mengatur makanan bayi. Misalnya dengan mencari tahu kandungan gizi dari makanan instan bayi yang Anda sajikan. Anda bisa membaca label daftar gizi yang biasanya terdapat di bagian belakang produk tersebut. Hindari memilih makanan bayi yang mengandung banyak perasa buatan. Sedangkan untuk bahan makanan alami yang Anda masak sendiri, kandungan gizinya bisa diketahui dengan memahami prinsiap piramida makanan bayi. Piramida ini biasanya ada di buku panduan kesehatan bayi. Dengan gizi seimbang, tumbuh kembang anak Anda pun bisa maksimal.


Sumber : Tips Mengatur dan Menyiapkan Makanan Sehat Bagi Bayi - Bidanku.com http://bidanku.com/tips-mengatur-dan-menyiapkan-makanan-sehat-bagi-bayi#ixzz3OSavKmn1